ARTIKEL 9 PENYUMBANG OKSIGEN DARI POHON UNTUK BUMI

Pernah dengar istilah “negara paru-paru dunia”? Istilah tersebut biasanya diberikan untuk negara yang memiliki kawasan hutan terluas di dunia. Paru-paru dunia maksudnya adalah hutan. Layaknya paru-paru yang berfungsi sebagai tempat pertukaran oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2) untuk proses pernapasan, hutan yang memiliki beragam jenis pohon juga berfungsi untuk menyerap karbondioksida dan menggantinya dengan oksigen yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup di sekitarnya.

Tapi, tahukah kamu, meskipun hutan dianggap sebagai paru-paru dunia, faktanya, pohon-pohon di hutan bukanlah sumber penghasil oksigen terbesar di bumi, loh.

Di sekolah dasar dulu, kamu belajar materi tentang fotosintesis. Kamu tahu kalau tumbuh-tumbuhan memperoleh makanannya dengan melakukan fotosintesis, ya. Hasil dari fotosintesis tersebut adalah oksigen. Oksigen ini kemudian akan digunakan kita untuk bernapas. Nah, oleh sebab itu, mungkin banyak dari kamu yang beranggapan bahwa tumbuhan (pohon) merupakan sumber penghasil oksigen yang utama atau terbesar di dunia, ya.

Tumbuhan atau pohon memang penghasil oksigen, tapi bukan yang terbesar. Ternyata, penghasil oksigen terbesar bumi berasal dari laut, dihasilkan oleh suatu organisme bernama fitoplankton.

Fitoplankton merupakan jenis plankton yang berasal dari sisa-sisa tumbuhan, seperti alga. Karena berasal dari tumbuhan inilah, menyebabkan fitoplankton juga dapat melakukan fotosintesis. Menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi oksigen, sama seperti tumbuh-tumbuhan. Organisme ini hidup di dalam zona pelagik (bagian atas) samudra, pesisir pantai, dan badan air tawar. Semua lapisan perairan yang terdapat kandungan garam mineral dan sinar matahari yang cukup.

Comments

Popular Posts