ARTIKEL 11 KESADARAN GENERASI MUDA TERHADAP KORUPSI

Menurut Deliar Noor, politik adalah aktivitas atau sikap yang berhubungan dengan kekuasaan, bertujuan untuk memengaruhi, mengubah, atau mempertahankan suatu susunan masyarakat. Politik tidak dapat dipisahkan dari negara dan memiliki ruang lingkup yang bersinggungan dengan penguasa serta masyarakat. Aktivitas politik tercermin dalam berbagai aspek, seperti pembayaran pajak, pemilu, dan demonstrasi, yang menjadi wadah aspirasi masyarakat untuk mencapai konsensus.

Lapisan masyarakat terdiri dari berbagai generasi, tetapi kebanyakan penguasa berasal dari golongan tua. Sementara itu, generasi muda sering kali dihadapkan pada citra negatif politik, seperti korupsi yang merajalela, janji kampanye yang sulit direalisasikan, dan kinerja DPR yang kurang maksimal dalam membela hak rakyat.

Meski demikian, korupsi masih dapat diminimalisir dengan pemahaman mendalam tentang dampaknya. Generasi muda harus diberikan kesadaran agar tidak terjebak dalam praktik tersebut. Pemerintah memiliki itikad baik dalam kebijakan politik melalui tahap decision making, public policy, power and authority, serta public goals. Namun, tantangan tetap ada, seperti reshuffle kabinet yang memerlukan adaptasi dan evaluasi kebijakan.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) seharusnya menjadi wadah aspirasi rakyat, tetapi sering kali dianggap sebagai sarana balik modal bagi para politisi. Pemuda menyaksikan fenomena ini dan dihadapkan pada pertanyaan: kapan perubahan akan terjadi? Peran generasi muda sangat penting dalam menciptakan politik yang lebih bersih dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Politik selalu hadir dalam kehidupan bernegara, baik dalam bentuk yang bersih maupun kotor. Implementasi tujuan politik yang baik adalah yang terpenting. Peran pemuda menjadi krusial dalam menentukan arah politik Indonesia demi menciptakan kehidupan yang aman dan sejahtera bagi semua.

 

Comments

Popular Posts